Dibangun untuk Gereja sekarang menjadi Masjid, Perjalanan Sejarah Hagia Sopia

Kategori : Umrah, Features, Wisata, Ditulis pada : 14 Desember 2023, 07:30:12

Hagia Sophia, juga dikenal sebagai Ayasofya di Turki, adalah sebuah bangunan bersejarah yang berlokasi di Istanbul, Turki. Bangunan ini memiliki sejarah yang sangat kaya dan bervariasi. Hagia Sophia awalnya dibangun sebagai sebuah gereja oleh Kaisar Bizantium Justinian I pada abad ke-6 Masehi. Namun, pada abad ke-15, setelah penaklukan Ottoman atas Konstantinopel (sekarang Istanbul) pada tahun 1453, Hagia Sophia diubah menjadi masjid oleh Sultan Mehmed II.

Selama beberapa abad, Hagia Sophia tetap menjadi masjid hingga tahun 1935, ketika Republik Turki di bawah kepemimpinan Mustafa Kemal Atatürk mengubahnya menjadi museum sebagai bagian dari upaya modernisasi dan sekularisasi Turki.

Hagia Sophia.png

Pada tahun 2020, pemerintah Turki memutuskan untuk mengubah status Hagia Sophia kembali menjadi sebuah masjid, dan pada tanggal 24 Juli 2020, dilakukan sholat pertama di dalamnya setelah berabad-abad menjadi museum.

Perubahan status ini memicu berbagai reaksi dan perdebatan di kalangan masyarakat internasional, terutama dari komunitas Kristen dan sebagian masyarakat dunia yang menganggap Hagia Sophia memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting.

Beberapa fakta menarik tentang Hagia Sopia:

  • Arsitektur Unik: Hagia Sophia adalah salah satu pencapaian arsitektur paling penting dari zaman Bizantium. Dibangun dalam waktu singkat, sekitar lima tahun, oleh arsitek Anthemius dari Tralles dan Isidore dari Miletus, bangunan ini memiliki kubah besar dan desain unik yang memengaruhi banyak struktur berikutnya.
  • Masa Gereja Ortodoks: Selama lebih dari 900 tahun, Hagia Sophia adalah Gereja Ortodoks Bizantium yang utama. Selama periode ini, menjadi pusat keagamaan dan spiritual bagi Kekaisaran Bizantium.

Arsitektur Dalam Hagia Sophia.png

  • Transformasi Menjadi Masjid: Setelah penaklukan Ottoman pada tahun 1453, Hagia Sophia diubah menjadi masjid oleh Sultan Mehmed II. Hal ini melibatkan penambahan unsur-unsur arsitektur Islam, seperti menara dan mihrab.
  • Museum Secara Resmi: Pada tahun 1935, setelah pendirian Republik Turki oleh Mustafa Kemal Atatürk, Hagia Sophia diubah menjadi museum sebagai bagian dari upaya modernisasi dan sekularisasi negara.
  • Kembalinya Sebagai Masjid: Pada tahun 2020, Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengumumkan bahwa Hagia Sophia akan kembali diubah menjadi masjid. Keputusan ini memicu respons dan perdebatan di seluruh dunia.
  • Dinding Mozaik Kekaisaran Byzantium: Di dalam Hagia Sophia, masih ada beberapa dinding mozaik yang menggambarkan Kekristenan Bizantium, meskipun sebagian besar telah dihapus atau ditutup selama transformasi menjadi masjid.

Kubah Hagia Sophia.png

  • Simbol Dua Kontinental: Istanbul, tempat Hagia Sophia berdiri, memiliki ciri khas unik karena terletak di dua benua: Eropa dan Asia. Hagia Sophia menjadi simbol yang mempertemukan kedua benua ini.
  • Dua Kubah yang Gagal: Saat pembangunan Hagia Sophia, dua kubah besar awalnya runtuh. Namun, kubah ketiga yang dibangun oleh para arsitek akhirnya menjadi salah satu kubah terbesar di dunia pada masanya.

ed. Umar Ali Faris

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id